Camat dan Wali Nagari Dituduh “Selingkuh” Mainkan Program PISEW di Nagari Lubuak Batingkok ?

Limapuluh Kota.kabarmetro.id. – Kebijakan Walinagari Lubuk Batingkok, Kec. Harau, Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa, patut dicurigai ada apa dibalik adanya dugaan ” Halangi Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). yakni Program l Kemen-PUPR dan dilaksanakan Oleh Satker III Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan keterangan yang di dapat kabarmetro.id dari Bendahara DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota H. Fikri Hidayat, S.Sos, dimana PISEW ini adalah aspirasi dari legislator Partai Gerindra, Ade Rezki Pratama. Dan program ini sudah periode yang kedua kalinya. perhatian Ade Rezki Pratama mengirim ke Nagari Lubuak Batingkok Kec.Harau, ucap Fikri.

Sementara, Fikri akui dirinya sebagai kader di perintahkan untuk menyalurkan, mengawal dan memastikan azas manfa’at secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat Nagari Lubuak batingkok “ungkapnya.

Wali Nagari

Selanjutnya “Anak Nagari” Lubuak Batingkok ini mengatakan “Kabupaten Limapuluh Kota mendapat kuota 4 Nagari dari 79 Nagari, mudah-mudahan kedepannya kita bisa menambah kuota untuk Nagari yang lain “lanjut H. Fikri Hidayat.

Dipaparkan Fikri, bahwa menurut Juknis (Petunjuk Tekhnis) PISEW yang melaksanakan Program ini adalah suatu badan yang dibentuk di Nagari bernama Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), selanjutnya Walinagari posisinya sebatas memberikan rekomendasi kepada Camat agar bisa diterbitkan S K, ujar Sekretaris DPC Gerindra Kab. Limapuluh Kota itu.

BACA JUGA:  Solidaritas Alumni AKABRI 89 Berlanjut ke Tamansari Bogor, Bantu Penghuni Rumah Reyot dan Anak Cacat

Bila SK diterbitkan Camat, Selanjutnya Dokumen Akan dikirim ke Dinas PUPR Provinsi Sumbar (Satker III) untuk dilanjutkan ke Progress berikutnya.

Makanya masyarakat bersama pemerintah Nagari Lubuak Batingkok serta warga Karang Taruna disepakati nama-nama BKAD oleh yang hadir pada rapat yang digelar pada tanggal tanggal 3 Juni 2020 di kantor Wali Nagari.

Seperti halnya BKAD yang telah disepakati yakni : M.Syukri, Ketua, Putri Prima Lanuari, Sekretaris, Michael Segit, Bendahara dan tiga anggota, Eru Swedi, Ronaldo, Abral, SH.

Namun, pasca keluarnya kesepakatan nama- nama BKAD ini katanya telah diantarkan ke Camat Harau, polemik muncul.

Berdasarkan informasi beberapa sumber di Lubuk Batingkok, didapat info Walinagari menyatakan Klaim sepihak bahwa yang membawa PISEW ini ke Nagari adalah kepala Jorong Lubuak Batingkok A.Dt.Kondo.

Menurut, Ketua BKAD terpilih M. Syukri, kepada wartawan, mereka- reka ada apa ya, kok Wali Nagari Lubuak Batingkok, Yon Elvi terkesan berusaha “kangkangi” Program PISEW ini dengan menunda-nunda mengirim nama-nama anggota BKAD ke Kecamatan Harau untuk dibuatkan SK nya, tanya mantan Walinagari setempat itu.

BACA JUGA: 

Sementara Kesepakatan Pembentukan Panitia BKAD tersebut, ditandatangani oleh Wali Nagari dan telah diajukan ke Camat Harau untuk di SK kan, ternyata Wali Nagari Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa meminta camat harau agar tidak membuatkan SK BKAD tersebut, heran M. Syukri.

Dilain pihak, awak media bersama anak nagari Lubuk Batingkok, rentang waktu seminggu Pembentukan Pengurus BKAD yang telah diserahkan ke Camat Harau, Andri Yasmen, dimintakan tanggapan seputar permohonan terbitnya SK BKAD itu, Kamis,11/6 terkesan “Lempar Batu sembunyi tangan”.

Soalnya, kepada media, Andri Yasmen, berdalih,” SK apa yang akan saya terbitkan. Sementara pihaknya belum melihat permohonan tersebut ?”, demikian kilahnya.

Camat Harau, ketika didesak anak nagari Lubuk Batingkok, Sukrianto dan M. Syukri bahwa berkas Kesepakatan yang akan diterbitkan SK oleh Camat, lansung diserahkan ketangan Andri Yasmen ( Camat-red), lansung mengontak Walinagari, Yon Elvi Dt. Paduko Boso, terkesan pura- pura bertanya apa benar berkas yang dimaksud telah diserahkan ?, tanya Camat.

BACA JUGA:  Rupiah Semakin Melemah Perlu Intervensi Dari Pemerintah

Walinagari Lubuk Batingkok, terdengar suara melalui ponsel Camat, menjawab belum diserahkan,” Maaf, belum sempat karena ada kerjaan sedikit”, jawab Yon Elvi meyakinkan.

Terkait” Gonjang-ganjing” dan tarik-ulur kepentingan tanpa mengedepankan musyawarah untuk mufakat , terkesan pihak Nagari dan perangkatnya diduga telah berkolaborasi kibuli warga, tanpa memikirkan kepentingan masyarakat banyak yang sekarang tertunda untuk bekerja tutur tokoh muda Nagari Eru Swedy di Jorong Koto Tongah Nagari Lubuak Batingkok.

Dipaparkan Eru Swedy, padahal kegiatan ini adalah Swadaya masyarakat, “Di tengah Pandemi Covid-19 yang sangat memukul perekonomian khususnya untuk Nagari Lubuak Batingkok, sehingga Anak Nagari banyak yang tidak dapat bekerja.

Dan adanya program ini diharapkan bisa membantu dan mengurangi beban ekonomi masyarakat. Karena program ini dilaksanakan secara “Swadaya”. kesalnya. [] Tim.

12,376 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

2 tanggapan untuk “Camat dan Wali Nagari Dituduh “Selingkuh” Mainkan Program PISEW di Nagari Lubuak Batingkok ?

  • Juni 16, 2020 pada 7:46 pm
    Permalink

    Saya sangat menyimak dan mengikuti perkembangan PISEU ini. Dan saya cukup paham dengan permasalahannya. Menurut saya, berita ini kurang berimbang, karena tidak ada penjelasan dari pihak wali nagari dan camat. Hanya menyudutkan mereka berdua. Dan beberapa dari isi berita ini ada yang tidak sesuai dengan fakta. Diantaranya, “Fikri akui dirinya sebagai kader di perintahkan untuk menyalurkan, mengawal dan memastikan azas manfa’at secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat Nagari Lubuak batingkok”. Padahal, dana PISEU ini ada aturannya dan tidak asal orang saja yang berhak mengurus, walaupun dia adalah bendahara dpc gerindra atau apa. Yang berhak mengurus kepanitiaan dana piseau ini adalah mereka yang berasal dari unsur niniak mamak, LPM, Bamus, dan tokoh masyarakat. Bukan asal orang saja. Makanya, dana piseu di nagari lubuak batingkok ini masih belum bisa dilanjutkan ke tahap pencairan dana, karena kepanitiaannya rancu dan kacau. Sekian , terima kasih.

    Balas
    • Juni 17, 2020 pada 11:15 am
      Permalink

      Terima kasih atas koreksinya

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *