Berapa % kah Keuntungan Selisih Harga Bagi Penyalur Sembako… !!!

Depok, kabarmetro.id – Pembagian bantuan sosial di RW 21 kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong menuai protes warga  yang tidak mendapatkan.

Pembagian bantuan dalam bentuk sembako dan uang oleh pemuda Karang Taruna menjadi tidak jelas dari mana sumber bantuan yang diterima warga.

Antrian Penerima Sembako

Aksi protes dan terbitnya kecemburuan sosial di lingkungan RW 21 di picu dengan warga khusus RT 05 yang tidak menerima bantuan sejak awal pandemi covid – 19 sampai sekarang,

BACA JUGA:  Aktifitas di Limapuluh Kota Mulai di Pelonggar

Serta adanya warga RT 02 yang dinilai cukup mampu ekonominya turut antri pembagian sembako, karena nama warga tersebut tercantum sebagai penerima bantuan, sedangkan warga yang patut menerima bantuan tidak terdaftar.

Dari hasil wawancara dengan beberapa warga, termasuk pengurus RT belum dapat kejelasan dari mana pihak pemuda Karang Taruna mendapatkan daftar nama nama warga yang menerima bantuan yang tidak sesuai dengan daftar nama yang telah di ajukan oleh ketua RT masing masing.

BACA JUGA:  Kodim 0615 Bersama Polres Kuningan Gelar Donor darah Peringati Hari Ibu Ke-92

RW 021 terdiri dari 5 RT, dan hanya RT lima yang sama sekali belum mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun swasta sampai sekarang, sementara RT lainnya sudah mendapatkan bantuan yang kedua kalinnya.

BACA JUGA:  Dinas Pendidikan DKI Jakarta Turunkan Tim Investigasi Terkait Pemasangan Segel Oleh Pekerja Proyek

Kepada kabarmetro, seorang Tokoh Masyarakat asal Sumbar Buyung menyampaikan ” meminta Kepala Dinas Sosial Kota Depok secara terbuka harus menyampaikan kepada publik berapa % keuntungan dari selisih harga yang di tawarkan Dinsos untuk penyalurkan bantuan ke masyarakat dengan pengadaaan sembako, ” Ujarnya.[]  Muliadi. ,

 69,730 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *