24.9 C
Jakarta
Jumat, Februari 26, 2021

Jangan Asal Buang Sampah Kategori B3 Berbahaya !!

- Advertisement -
- Advertisement -

Payakumbuh, kabarmetro.id – Disaat Pemerintah kota (Pemko) Payakumbuh gigih berjuang melawan corona, ada-ada saja yang dilakukan oknum pedagang kaca, yaitu membuang serpihan kaca di pembuangan sampah, dibawah kantor Camat Payakumbuh Barat kelurahan Tanjung Pauh, baru-baru ini.

Sebagai kota Randang, kota Payakumbuh sudah selayaknya ditata dengan lebih apik agar kelihatan lebih bersih.

“Untuk mewujudkan Payakumbuh bersih yang paling utama tentulah kotanya harus bersih, kalau kotor bagaimana mau mewujudkan daya saing, bermartabat, sejahtera dan unggul. Maka dari itu, mulailah dari menjaga kebersihan kotanya terlebih dahulu,” tutur Koordinator LSM Ampera Luak Limopuluah, Syawaludin Ayub kepada wartawan, di Payakumbuh, Rabu (3/6).

Bila kotanya bersih, selain kesehatan dan kenyamanan masyarakat terjaga orang yang berkunjung ke Payakumbuh pun dapat merasa nyaman dan betah.

Dijelaskannya, oknum-oknum yang sering buang sampah sembarangan itu, tegur saja supaya jangan buang sampah sembarangan lagi. Kasihan masyarakat dan petugas kebersihan, Kita berharap
Pemerintah dapat lebih tegas dalam mengambil tindakan. Karena sampah ini selain sumber penyakit juga dapat membahayakan. Kalau perlu dilakukan penjagaan dimana tempat-tempat yang banyak oknum buang sampah sembarangan, supaya ada efek jeranya,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Dafrul Pasi diwakili Sekretaris Syamsurial, mengatakan kepada wartawan via selulernya, melihat kejadian ini, tim kebersihan langsung terjun dan mencari dari mana sumber serpihan kaca tersebut.

“Dan Dinas LH langsung memberikan surat teguran kepada yang bersangkutan juga diwajibkan untuk bekerjsama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah kaca, karena kaca termasuk sampah B3,” ujar Syamsurial.

Ditambahkan, himbauan ini sebelumnya sudah disebarkan kepada seluruh pengusaha ataupun pedagang/sumber-sumber sampah melalui mesjid, kantor-kantor terkait dengan Perwako dan Perda tentang tata cara penanganan dan pengelolaan sampah.

“Kepada pengusaha/pedagang kaca untuk hati hati membuang sampah kaca, jangan dibuang sembarangan, karena selain bisa berbahaya bagi diri sendiri juga berbahaya bagi orang lain,” ulas Syamsurial.

Dijelaskan, didalam menangani pecahan kaca, perlu mengumpulkan pecahan kaca lalu membungkus pecahan kaca dengan kain atau kantong plastik. Sedapat mungkin, pecahkan kaca menjadi bagian yang lebih kecil dengan cara memukul kaca yang telah dibungkus tersebut. Perlu juga diberi tulisan/label pada bungkusan pecahan kaca tersebut dengan “SAMPAH BERBAHAYA,PECAHAN KACA” dan sejenisnya.

“Buanglah pada tempat pengumpulan dengan tumpukan yang terpisah supaya pengumpul sampah tidak salah penanganan.
Mari cintai lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” harap Syamsurial. (SN/JPP)

- Advertisement -

Latest news

Warkop Sustainable Coffe Konsep Bisnis Peduli Lingkungan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kopi berkelanjutan adalah kopi yang ditanam dan dipasarkan untuk keberlanjutannya. Kopi memiliki sejumlah klasifikasi yang digunakan untuk menentukan partisipasi petani (atau...
- Advertisement -

Wali Kota Probolinggo Imbau Waspadai Cuaca Ekstrim dan Penyebaran Covid-19

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pelaksanaan Rakor Penanganan Konflik Sosial di Command Center secara virtual kembali digelar oleh Pemerintah Kota Probolinggo, Kamis (25/2). Gelaran rakor rutin...

Vaksinasi Dosis I Pegawai Pemkot Probolinggo Berjalan Lancar

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Bertempat di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, terdapat sekitar 1800 orang yang dijadwalkan menerima vaksin dosis pertama ini untuk...

Bentuk RT Tangguh, Kampung Sayur Sejati Perkuat PPKM Mikro

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pandemi Covid-19 semakin menguatkan kebersamaan dan kekompakan warga RW 02/RT 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, untuk saling membantu satu...

Related news

Terapkan Metode Balance Scorecard Pemprov NTB Targetkan Nilai AA

Mataram, kabarmetro.id - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berharap agar birokrasinya tetap berjalan kredibel, sehingga mampu menjadi daerah yang bersih dan melayani sesuai visi...

Menteri Agama : Sejak Muda Saya Sudah Berdakwah Hingga Disebut Tentara Hijau

Jakarta, kabarmetro.id - Dengan digoreng-gorengnya kata good looking oleh suatu media. Tak membuat Menteri Agama mundur untuk mendidik hafidz yang good looking artinya yang...

BPSDMP Umumkan 10.899 Peserta Sipencatar Lolos Mengikuti Tes Lanjutan

Jakarta, kabarmetro.id - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) telah mengumumkan kelulusan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) 2020....

Sebanyak 1,6 Juta Rekening Pekerja Ditolak Dapat Subsidi Gaji Rp 2,4 Juta

Jakarta, kabarmetro.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menolak 1,6 juta nomor rekening yang diklaim tidak memenuhi persyaratan menerima Bantuan Subsidi gaji atau Upah...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan