Jangan Asal Buang Sampah Kategori B3 Berbahaya !!

Payakumbuh, kabarmetro.id – Disaat Pemerintah kota (Pemko) Payakumbuh gigih berjuang melawan corona, ada-ada saja yang dilakukan oknum pedagang kaca, yaitu membuang serpihan kaca di pembuangan sampah, dibawah kantor Camat Payakumbuh Barat kelurahan Tanjung Pauh, baru-baru ini.

Sebagai kota Randang, kota Payakumbuh sudah selayaknya ditata dengan lebih apik agar kelihatan lebih bersih.

“Untuk mewujudkan Payakumbuh bersih yang paling utama tentulah kotanya harus bersih, kalau kotor bagaimana mau mewujudkan daya saing, bermartabat, sejahtera dan unggul. Maka dari itu, mulailah dari menjaga kebersihan kotanya terlebih dahulu,” tutur Koordinator LSM Ampera Luak Limopuluah, Syawaludin Ayub kepada wartawan, di Payakumbuh, Rabu (3/6).

BACA JUGA:  Polda Kalbar Inisiasi Rakor Bersama Jajaran KPU dan Bawaslu

Bila kotanya bersih, selain kesehatan dan kenyamanan masyarakat terjaga orang yang berkunjung ke Payakumbuh pun dapat merasa nyaman dan betah.

Dijelaskannya, oknum-oknum yang sering buang sampah sembarangan itu, tegur saja supaya jangan buang sampah sembarangan lagi. Kasihan masyarakat dan petugas kebersihan, Kita berharap
Pemerintah dapat lebih tegas dalam mengambil tindakan. Karena sampah ini selain sumber penyakit juga dapat membahayakan. Kalau perlu dilakukan penjagaan dimana tempat-tempat yang banyak oknum buang sampah sembarangan, supaya ada efek jeranya,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Dafrul Pasi diwakili Sekretaris Syamsurial, mengatakan kepada wartawan via selulernya, melihat kejadian ini, tim kebersihan langsung terjun dan mencari dari mana sumber serpihan kaca tersebut.

BACA JUGA:  Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya Lakukan Pemantauan Awak Pos Kamling

“Dan Dinas LH langsung memberikan surat teguran kepada yang bersangkutan juga diwajibkan untuk bekerjsama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah kaca, karena kaca termasuk sampah B3,” ujar Syamsurial.

Ditambahkan, himbauan ini sebelumnya sudah disebarkan kepada seluruh pengusaha ataupun pedagang/sumber-sumber sampah melalui mesjid, kantor-kantor terkait dengan Perwako dan Perda tentang tata cara penanganan dan pengelolaan sampah.

“Kepada pengusaha/pedagang kaca untuk hati hati membuang sampah kaca, jangan dibuang sembarangan, karena selain bisa berbahaya bagi diri sendiri juga berbahaya bagi orang lain,” ulas Syamsurial.

BACA JUGA:  Pekerjaan Swakelola Maupun Lelang Sudin SDA Jakut di Duga Tidak Sesuai Gambar

Dijelaskan, didalam menangani pecahan kaca, perlu mengumpulkan pecahan kaca lalu membungkus pecahan kaca dengan kain atau kantong plastik. Sedapat mungkin, pecahkan kaca menjadi bagian yang lebih kecil dengan cara memukul kaca yang telah dibungkus tersebut. Perlu juga diberi tulisan/label pada bungkusan pecahan kaca tersebut dengan “SAMPAH BERBAHAYA,PECAHAN KACA” dan sejenisnya.

“Buanglah pada tempat pengumpulan dengan tumpukan yang terpisah supaya pengumpul sampah tidak salah penanganan.
Mari cintai lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” harap Syamsurial. (SN/JPP)

 75 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *