Kurangnya Perhatian Pemerintah Kepada Pesantren Sekretaris Fraksi DPRD Heri Iskandar Angkat Bicara

Melawi, kabarmetro.id -​ Sehubungan dengan mewabahnya Coronavirus atau Covid-19 yang telah menjangkiti dan terdeteksi di seluruh dunia terutama di indonesia dan khusus nya Kabupaten Melawi hingga saat ini belum juga berakhir.

Pada saat ini kita sudah sama – sama mendengar akan adanya wacana pemerintah membuat Kebijakan New Normal dengan standar Jaga Jarak, Cucin Tangan, Penerapan Penggunaan Pakai Masker dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Pilkada Depok, KPNP Semakin Seksi

Dengan adanya hal tersebut Heri Iskandar Yang merupakan Sekretaris Fraksi di DPRD dan Juga Ketua DPC PKB Kabupaten Melawi ini menyoroti
akan ada kekhawatiran dari para wali santri Kiai, Ustadz dan Guru bahwa pesantren akan menjadi klaster baru Covid-19 jika kegiatan belajar mengajar dilakukan tanpa persiapan memadai.

Terkait dengan adanya New Normal yang akan dihadapi pada Pesantren. Karena di pesantren santri dan santriwati yang akan menuntut ilmu perlu di perhatikan seperti banyaknya sarana dan prasarana yang tidak memadai, belum semuanya ada seperti penyediaan tempat cuci tangan, tempat Mandi, kamar tidur, tempat wudhu dan ruangan belajar yang belum memenuhi standar tuturnya.

BACA JUGA:  Rapat Pleno Terbuka DPSHP Pada Pilkada Karawang Tahun 2020 Tingkat PPK

Jika sarana dan prasarana sudah memadai pada pesantren maka insya Allah santri dapat belajar dengan efektif dan dapat menjalankan aktifitas New Normal dengan baik.

BACA JUGA:  Ihwal Percepatan Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton, La Bakry Kunjungi Ketua Komisi II DPR RI

Maka pemerintah juga perlu memperhatikan standar dari protokol kesehatan Covid 19 Ini juga pada pesantren.

Oleh karena itu supaya kebijakan new normal dapat berjalan keseluruhan maka perlulah perhatian khusus oleh pemerintah untuk mengalokasikan Dana untuk Pesantren, jelasnya. Rabu ( 27/05/20 ). [] Januar

 5,192 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *