29.6 C
Jakarta
Sabtu, April 10, 2021

Meramal Nasib Batang Agam Menjadi Maskot Sumbar

- Advertisement -
- Advertisement -

Payakumbuh.kabarmetro.id– Agaknya, banyak pihak di Luak Limopuluah khususnya Payakumbuh, meramal nasib pasca Pekerjaan Pembangunan Sarana/ Prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam kota Payakumbuh, yang telah kucurkan dana Rp.188.8 Milyar, selain percantik wajah kota bisa tingkatkan perekonomian masyarakatnya, atau bakal terciptanya arena maksiat ?

Beragam pertanyaan dibenak masyarakat Luak Limopuluah itu, setidaknya, dipaparkan Drs.Edi Anwar Asfar, putra Payakumbuh yang menetap di Jakarta, nyeletuk seputar kepercayaan pemerintahan pusat jangan sampai luntur, dari kucuran dana APBN guna Pekerjaan Pembangunan Sarana/ Prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam kota Payakumbuh dengan Kontrak No. HK.02.03/358/BWS SV.PJSA.IAKR/SPJ/VII/2017, tgl 26 Juli 2017, yang dikerjakan PT.WIKA, NKES KSO, nilai Rp.188.797.831.000.000 APBN Murni ( Multiyear 2017-2018-2019), selain mempercantik kota yang terdiri 47 Kelurahan, 5 Kecamatan dan dihuni sedikitnya 130 ribu jiwa belaka, ungkap Edi.

Apakah pemerintahan kini dipimpin Walikota, Riza Falepi, sebagai leaders tentunya dituntut kucuran dana ratusan milyar itu, benar- benar bisa menggerakan perekonomian masyarakat setempat sebagai kota transit itu, demikian harap Budayawan dan seniman itu.

Ditegaskan Edi Anwar Asfar, berharap hindari image buruk pemerintahan pusat, dibawah kepemimpinan Joko Widodo, karena ratusan milyar dana yang dikucurkan untuk Pembangunan Sarana/ Prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam kota Payakumbuh itu, tidak terlihat peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena disinyalir info yang sampai ke luar kini dijadikan tempat berbuat maksiat bagi para kaum milenial, ingatnya

Sementara, berdasarkan komentar Koordinator LSM AMPERA Indonesia, DR.(HC), Syawaluddin Ayub, dari catatan pemantauannya baik sejak dimulainya pekerjaan Pembangunan Sarana/ Prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam kota Payakumbuh dengan Kontrak No. HK.02.03/358/BWS SV.PJSA.IAKR/SPJ/VII/2017, tgl 26 Juli 2017, yang dikerjakan PT.WIKA, NKES KSO, nilai Rp188.797.831.000.000 APBN Murni ( Multiyear 2017-2018-2019), kondisinya kini terkesan amburadul, ujar Syawal.

Hal tersebut terkait dari temuan LSM AMPERA Indonesia di lapangan, selain ditemukan beberapa item pekerjaan Turap ( Pemasangan Batu Pengaman Tebing sungai Batang Agam itu, kenapa perlakuannya tidak sama, juga masih ada beberapa segmen belum dikerjakan. Apakah pekerjaan Multiyear TA.2017- 2018- 2019 itu telah dilakukan FHO dan telah diserahterimakan dengan Pemerintah Kota Payakumbuh ?, demikian tanya Aktifis yang peduli Luak Limopuluah itu.

Selain itu, berdasarkan pemantau kami dilapangan, TA 2020 Kontrak HK.02.03/BWS SV-PJSA.IAKR/SP.1.025, tgl 14 Januari 2020, 300 hari kalender, nilai Rp.7.424.743.000, Pelaksana CV. Momen, Pengawas CV.Paradis Karya Konsultan, khusus penanganan jalan arteri ( kiri- kanan sisi Batang Agam- red), dipaparkan ada yang di aspal dan sebagian betonisasi ( coran ), tentunya perlu dijelaskan PPK Sungai dan Pantai SNVT.PJSA WS Indragiri, Akuaman WS Kampar, WS Rokan BWS S V Prop Sumbar, pinta Syawal.

Menyikapi kondisi miris yang disimpulkan LSM AMPERA Indonisia terkait Pekerjaan Pembangunan Sarana/ Prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam kota Payakumbuh, yang telah kucurkan dana Rp.188.8 Milyar, Multiyar (TA 2017- 2018- 2019), awak media yang berupaya minta tanggapan baik Saker, Ali Rahmat atau PPK Sungai dan Pantai SNVT.PJSA WS Indragiri, Akuaman WS Kampar, WS Rokan BWS S V Prop Sumbar, Rizki melalui pesan pribadinya, meskipun telah dibaca, agaknya terkesan bungkam.[] Tim

- Advertisement -

Latest news

Terduga Teroris FA, Polri Tegaskan Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kabarmetro.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP...
- Advertisement -

Menhub Sebut KA Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Pembangunan Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meng,atakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang menggunakan teknologi tinggi menjadi suatu lompatan yang baik bagi...

KPK Ibu Kota Dibentuk Anies, Ini Alasannya

Kabarmetro.ud, JAKARTA - Anggota Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Ibu Kota DKI Jakarta, Tatak Ujiyati, menjelaskan alasan Gubernur Anies Baswedan membentuk KPK Ibu Kota, meskipun...

Kevin De Bruyne Perpanjang Kontrak Hingga 2025 dengan Manchester City

Kabarmetro.id - Kevin De Bruyne memperpanjang kontrak di klub Manchester City selama dua tahun, hingga 2025. Pemain Belgia berusia 29 tahun itu telah membantu City...

Related news

Terduga Teroris FA, Polri Tegaskan Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kabarmetro.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP...

Menyoal Tanah Munjul, KPK Dalami Kasus Eks Dirut Sarana Jaya

Kabarmetro.id, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kesepakatan khusus antara mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles...

Penangkapan Narkoba Polres Melawi

Kabarmetro.id, MELAWI -Polres Melawi ZA als LABUK (30) Desa Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh Melawi yang bekerja sebagai tukang parkir ditangkap personel Satuan Narkoba Polres...

Komisaris LSM ACCN Sumut Minta Bupati Toba Tindak Tegas Oknum ASN Selingkuh

Kabarmetro.id, TOBA -Komisaris B. Halomoan.S, Lembaga Swadaya Masyarakat Anti Corruption Community National (LSM ACCN) Sumatera Utara melalui media Kabarmetro.id minta kepada Bupati Toba agar...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan