Pekerjaan Swakelola Maupun Lelang Sudin SDA Jakut di Duga Tidak Sesuai Gambar

Jakarta, kabarmetro.id – Pemasangan Batu Kali pada saluran aliran air di wilayah kerja Sudin sumber daya air Jakarta utara dinilai beberapa kalangan,baik dari penggiat LSM maupun Pemerhati lingkungan kerja pemprov DKI Jakarta diduga tidak sesuai kontrak dan bahkan dinilai terkesan Mutunya tidak berkualitas.

Robert Juntak dari LSM Sorot yang selama ini selalu memberikan masukan atau kritis dengan pelaksanaan pekerjaan proyek kepada pejabat sumber daya air jakarta utara berkomentar mengenaii pekerjaan proyek yang di duga kurangnya pengawasan dari pihak sudin sumber daya air jakarta utara yang di komandoi oleh Adrian sebagai kasudin.

” ada beberapa catatan kami dan tim terkait pelaksanaan proyek di sudin sda jakut, yang mana harus di perbaiki dan bila perlu di tinjau ulang pekerjaan proyeknya untuk sebagai pembuktian apakah penilaian kami tidak layak atau fiinah,” ucap robet

BACA JUGA:  Polres Malawi Beri Dukungan Bagaimana Hidup Sehat New Normal

” sebagai catatan dan dugaan kami adalah :

1.Tinggi tidak sesuai Gambar
2.lebar pondasi tidak sesuai Gambar dan hanya batu kali
dipasang tidak memakai adukan
3.lebar atas tidak sesuai Gambar
4.Adukan Pasir dan Semen tidak sesuai Bill
5.Adukan Air tidak sesuai Bill /Air lumpur
6.pemasangan batu kali bahwa Adukan Pasir dan semen
tidak padat/Renggang
7.Lantai kerja tidak dipasang
8.Tebal plesteran tidak sesuai Bill, dan masih banyak lagi jika mau di koreksi,” jelas Robet

Robet juga mengungkapkan mengapa perbaikan atau pembangunan saluran air di jalan lingkungan dilaksanakan menggunakan batu kali bukan memakai U-ditch, ada beberapa alasan.

BACA JUGA:  Menteri Agama : Sejak Muda Saya Sudah Berdakwah Hingga Disebut Tentara Hijau

” kalau pasang U-Ditch untungya kecil atau sedikit, karena itu swakelola pasang batu kali untung besar, padahal didalam kepùtusan dinas yang lalu menilai bahwa pemasangan batu kali hanya dinilai paling tahan 4 hingga 5 tahun,” ungkap robet

” maka sesudah U-Ditch dinilai paling baik dari pada batu kali, ahirnya keluar keputusan dari Dinas Sumber Daya Air pembangunan saluran air di DKI harus memasang U-Ditch yang telah ditentukan standar mutunya,” kata Robet

” oleh karena itu kalau swakalola dipasang Batu Kali tapi kalau ditender ké Pemborong adalah U-Ditch ? inilah akibat di duga sudin SDA memikirkan agar ada pemasukan dari Anggaran Pemda DKI Jakarta ďan tambahan pemasukan dari swakalola,” lanjut Robet

BACA JUGA:  Sebanyak 1,6 Juta Rekening Pekerja Ditolak Dapat Subsidi Gaji Rp 2,4 Juta

” pertanyaannya Kemana Keùntungan Bill 10 % itu ? karena harga pekerjaan untuk Swakalola dan Pemborong sama, Contoh swakalola dan pemborong Upah kerja – Galiañ – Pasir – Semen – Karung – Angkut tanah Galian – Tukang – Kenek – dll sama saja, dan inilah yang perlu pengawasan dan diperiksa oleh Inspektorat dan DPRD hasil pekerjaan baik itu swakalola maupun yang melalui Lelang atau tender,” akhir Robet.

Kabarmetro.id mencoba untuk menindaklanjuti berita ini kepada pihak Pejabat Sudin sumber daya air Jakarta utara tidak mendapatkan respon apapun.[] Zul

 

 63 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *