26.6 C
Jakarta
Jumat, Februari 26, 2021

Kebijakan Baru Menteri ESDM Bikin Harga BBM Tak Turun

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta, kabarmetro.id – Harga minyak dunia sudah turun dalam, bahkan jenis West Texas Intermediate (WTI) sempat menyentuh posisi minus 14,08 dolar AS per barel. Tren penurunan harga minyak itu, membuat banyak negara menurunkan harga BBM, bahkan hingga 50 persen.

Di Malaysia misalnya, harga BBM sekelas Pertamax Plus (RON 95) cuma Rp 4.420 per liter, jauh lebih murah daripada harga Premium (RON 88) di Indonesia yang masih Rp 6.450 per liter. Negeri Jiran itu, sudah menurunkan harga BBM hingga enam kali sepanjang 2020 ini.

Di Indonesia, harga BBM yang berlaku saat ini masih mengacu pada penetapan harga di awal Februari 2020. Sudah lewat dua bulan, harga BBM di Indonesia tak turun mengiringi penurunan harga minyak di pasar dunia.

Hingga awal Februari, penetapan harga BBM masih mengacu ke Kepmen ESDM No. 187K/10/MEM/2019 yang diteken pada 7 Oktober 2019 oleh Menteri ESDM saat itu, Ignasius Jonan.

Dalam aturan yang mulai efektif berlaku pada 1 Januari 2020 itu, konstanta batas atas formula harga jual BBM jenis RON di bawah 95 dan Minyak Solar CN 48, yang semula Rp 2.542 per liter, diturunkan jadi hanya Rp 1.000 per liter.

Sedangkan formula penghitungan harga BBM RON 95 ke atas dan Minyak Solar CN 51, konstanta juga diturunkan Jonan dari semula Rp 3.178 per liter menjadi Rp 1.200 per liter.

Konstanta ini, merupakan salah satu komponen penghitungan harga BBM di Indonesia, selain harga minyak di Singapura (MOPS, Mean of Platts Singapore), ditambah marjin keuntungan bagi badan usaha sebesar 10 persen.

Dengan penurunan konstanta yang signifikan dalam formula tersebut, harga BBM di awal 2020 bisa turun, meskipun saat itu harga minyak dunia sempat naik. Karena kenaikannya terkompensasi oleh penurunan konstanta.

Sehingga pada awal 2020, harga BBM di Indonesia sempat dua kali mengalami penurunan. Yakni di awal Januari dan awal Februari. Penurunan dilakukan seluruh badan usaha penjual BBM, yakni Pertamina, Shell, Total, BP, dan AKR.

Baru berlaku kurang dari dua bulan, Kepmen ESDM yang diteken Jonan itu dianulir. Menteri ESDM Arifin Tasrif menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 62K/MEM/2020 tertanggal 28 Februari 2020.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menyebut perubahan Kepmen tersebut membuat formula perhitungan harga BBM berubah.

Dalam Kepmen tersebut, harga BBM Indonesia dihitung mengacu pada MOPS (Mean Of Platts Singapore). Adapun formulasinya adalah:

Sampai RON 92: harga MOPS + Rp 1.800 (naik dari sebelumnya Rp 1.000) + marjin 10 persen

Di atas RON 92: harga MOPS + Rp 2.000 (naik dari sebelumnya Rp 1.000 dan Rp 1.200) + marjin 10 persen

“Artinya berapapun harga crude turun, yang menentukan adalah pedagang minyak di Singapura. Disitulah mafia main,” ujar Said.

Selain itu, dalam Kepmen ESDM terbaru tersebut, perhitungan MOPS menggunakan rata-rata harga publikasi dua bulan ke belakang, untuk penetapan harga BBM di bulan berjalan.

Hal ini seperti dinyatakan dalam poin 1 lampiran Kepmen ESDM No 62K/MEM/2020 tertanggal 28 Februari 2020, “Perhitungan menggunakan rata-rata harga publikasi MOPS atau Argus, dengan satuan USD/barel periode tanggal 25 (dua puluh lima) pada 2 (dua) bulan sebelumnya, sampai dengan tanggal 24 (dua puluh empat) 1 (satu) bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan.”. [] Red.

Dilansir dari : kumparan

- Advertisement -

Latest news

Jokowi Effect Beranjak Naik Pamor PDI Perjuangan

Kabarmetro.id, JAKARTA - Hasil jajak pendapat 4 lembaga survei di awal tahun 2021 menunjukkan kenaikan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Membaca hasil survei dan...
- Advertisement -

Tagline, Desa Cerdas Untuk Purwakarta Istimewa

Kabarmetro.id, PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, terus berinovasi untuk menyesuaikan diri dengan percepatan teknologi komunikasi masa kini....

Warkop Sustainable Coffe Konsep Bisnis Peduli Lingkungan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kopi berkelanjutan adalah kopi yang ditanam dan dipasarkan untuk keberlanjutannya. Kopi memiliki sejumlah klasifikasi yang digunakan untuk menentukan partisipasi petani (atau...

Wali Kota Probolinggo Imbau Waspadai Cuaca Ekstrim dan Penyebaran Covid-19

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pelaksanaan Rakor Penanganan Konflik Sosial di Command Center secara virtual kembali digelar oleh Pemerintah Kota Probolinggo, Kamis (25/2). Gelaran rakor rutin...

Related news

Warkop Sustainable Coffe Konsep Bisnis Peduli Lingkungan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kopi berkelanjutan adalah kopi yang ditanam dan dipasarkan untuk keberlanjutannya. Kopi memiliki sejumlah klasifikasi yang digunakan untuk menentukan partisipasi petani (atau...

Bentuk RT Tangguh, Kampung Sayur Sejati Perkuat PPKM Mikro

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pandemi Covid-19 semakin menguatkan kebersamaan dan kekompakan warga RW 02/RT 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, untuk saling membantu satu...

Porang Tanaman Liar Jadi Primadona

Kabarmetro.id, JATIM - Tanaman Porang kini tengah booming menjadi andalan ekspor. Padahal dahulu, menjadi tanaman yang tak dianggap. Saat ini tanaman Porang menyusul tanaman Kelor...

Jember SAE Luncurkan Platform Digital di Masa Pandemi

Kabarmetro.id, JEMBER - Guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di masa pandemi, Polres jember bersama Bank Indonesia Jember dan pihak Universitas Negeri Jember...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan