Pekerjaan Proyek SPALD Anggaran 2019 di Duga Belum Selesai Sudah di Serah Terimakan 2020

Jakarta,kabarmerto.id – Dari informasi yang dikutip dari dkijakartaprov.go.id, ” komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) menambah jumlah pembangunan instalasi sistem pengolahan air limbah domestik (SPALD) di kawasan permukiman, waduk dan rumah jaga pompa,”

Berdasarkan informasi yang di dapat kabarmetro.id, rencana kerja  Dinas SDA DKI akan merealiasikan pembangunan SPALD untuk kawasan permukiman waduk dan rumah jaga pompa sebanyak 55 titik dengan total anggaran sebesar Rp 48,3 Miliar dengan APBD DKI 2019.

SPALD skala permukiman akan dibangun di enam lokasi yakni, Ciracas Prima, Muara Condet di Jakarta Timur, Kompleks Damkar Semper Barat, Tunas Harapan di Jakarta Utara,  di wilayah Kemandoran dan Kompleks Damkar Ciganjur, Jakarta Selatan serta empat waduk yaitu Waduk Situ Babakan, Waduk Jagakarsa, Waduk Rambutan, dan Waduk Kaja.

Selain pembangunan SPALD juga akan dibangun 45 rumah jaga pompa secara bertahap yang akan dilanjutkan di 113 rumah jaga pompa lainnya dengan target awal pengerjaan akhir April 2019.

BACA JUGA:  Nekat Mudik Puluhan Pengemudi Travel Mendapat Pembinaan Dirlantas Polda Lampung

Pelaksanaan pekerjaan SPALD di wilayah Jakarta Utara tepatnya di komplek Damkar Semper Barat mendapat kritikan dari beberapa LSM dan pemerhati lingkungan dan  perangkat pemda DKI Jakarta karena di duga banyak kejanggalan terkait hasil pekerjaan tersebut.

Beredarnya release dari kritisi hasil pekerjaan SPLAD di Komplek Damkar Semper Barat yang di kerjakan oleh kontraktor PT. Lam Gogo Abadi sbb :

Volume Pekerjaan diduga ada permainan  yang tidak sesuai kontrak/gambar kerja dari Dinas SDA DKI Jakarta,  dari hasil pemantauan di lapangan tampak pekerjaan belum selesai dan tidak  mengacu pada peraturan dan perundang undangan dimana  hasil pekerjaan proyek sudah diserah terimakan oleh Sudin SDA Jakut.

Para kritisi dari  LSM yang belum bersedia memunculkan data dirinya, meminta Komisi D DPRD  dan Gubernur DKI Jakarta untuk melakukan  evaluasi seluruh hasil pekerjaan PT. Lam Gogo Abadi, sebagai berikut :

BACA JUGA:  Ditengah Pandemi, Jaringan Internasional dari China Deras Masukkan Narkotika ke Indonesia

1. Galian jaringan jalan masyarakat belum di Hotmix seluruhnya.
2. Mainhole 3 titik di belakang rumah warga belum dipasang tutupnya.
3. Closet WC warga belum dipasang
4. 14 bh Tutup mainhole di bak pengolahan Sepcitank dibuat dari bahan beton bukan plat Besi
5. Lokasi belum dibersihkan dan dirapikan
6. Cat Rumah jaga operator belum selesai, meja, kursi, gembok, pagar, peralatan kerja operator dan air untuk kerja dikamar mandi tdk ada.

Berikut dampak sosiologi bagi warga :

1. Uap udara dari SPALD dan Specitank bau dan menggangu pernafasan warga,
2. Meminta pertanggung jawaban Sudin SDA Jakarta Utara atas kerugian yang timbul di masyarakat sekitar.

Mengingat : Beredarnya kabar kedatangan pihak Dinas SDA DKI Jakarta datang ke lokasi pada tgl 14 /20 ) menemui Parmansah selaku juru kunci dan berpesan ” pekerjaan ini belum bisa diterima karena belum selesai dikerjakan,” 2

BACA JUGA:  JPU Kembalikan Berkas Perkara Dugaan Korupsi KONI Buton

Diduga pada  tanggal 15 April 2020 telah ada pertemuan dilokasi pekerjaan proyek antara pihak perusahaan, Sudin SDA Jakarta Utara, 4 orang operator SPALD dan Parmansah sebagai pemegang kunci,  pada tanggal 16 April 2020 tampak SPALD sudah di operasikan.

Maka jadilah resmi Sudin SDA Jakarta utara memiliki SPALD di Kompleks Damkar Semper Barat Jakut, tetapi Proyek ini dikerjakan PT.Lam Gogo Abadi dari Dinas SDA DKI Jakarta, dan proyek ini kami duga belum selesai sesuai pelaksanaan, tetapi saat ini sudah diterima Sudin SDA Jakarta Utara dari pemborong ( inilah akibat dari proyek 2019 dipermainkan maka sampai saat ini belum selesai tetap diterima.

Berdasarkan informasi yang di dapat kabarmetro.id mencoba melakukan  konfirmasi ke  pejabat terkait melalui medsos whatsapp sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban. [] Zul

 3,310 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *