29.6 C
Jakarta
Sabtu, April 10, 2021

Refly Harun ke Stafsus Jokowi Belva Devara: Mundur atau Lepas Proyek

- Advertisement -
- Advertisement -
Jakarta, kabarmetro.id – Keterlibatan Ruangguru dengan Skill Academy dalam program Kartu Prakerja masih menimbulkan polemik. Sebab Ruangguru merupakan startup yang dimiliki Staf Khusus milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara.
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, turut berkomentar mengenai hal ini. Refly menyatakan, dengan jabatan Belva sebagai Stafsus Presiden, sebaiknya Ruangguru tidak meneruskan untuk mengambil proyek pemerintah.

“Ketika kita menjabat di inner circle kekuasan, pastikan perusahaan kita tidak mengambil proyek pemerintah,” ujar Refly dikutip dari akun YouTube Refly Harun, Jumat (17/4). Refly mengizinkan kumparan mengutip pernyataannya di YouTube.

Refly menyatakan, meski Belva tidak ikut dalam pengambilan keputusan mengenai terpilihnya Ruangguru sebagai salah satu platform pelatihan online, namun jabatannya sebagai Stafsus tetap punya pengaruh.

“Pengambil keputusan tetap akan memandang perusahan dia dan secara subjektif mungkin memenangkan walau dia (Belva) tidak ikut cawe-cawe, di situlah conflict of interest-nya,” kata Refly.

“Kalau kita kaitkan pelaksanan proyek kalau ada wanprestasi atau performnya tidak baik, evaluator mungkin tidak berani juga evaluasi, karena yang akan dievaluasi perusahaan mereka yang berada di lingkar dekat kekuasaan,” lanjutnya.

Untuk itu, Refly menyarankan dua pilihan kepada Belva. Pertama, Belva mundur dari jabatan Stafsus Presiden dan bisa berbisnis seperti sedia kala. Kedua, Belva tetap menjabat sebagai Stafsus namun Ruangguru tidak ikut dalam program Kartu Prakerja.

“Pilihannya Anda mundur sebagai Stafsus dan tetap berbisnis as usual tidak ada conflict of interest. Atau Anda tetap jadi Stafsus tapi perusahaan Anda tidak ambil proyek pemerintah karena itu memungkinkan terjadinya conflict of interest,” kata Refly.

“Tidak sulit, tinggal Anda memutuskan. Tidak perlu ditanyakan ke siapa pun termasuk ke Presiden Jokowi. Karena bisa jadi hal itu membuat presisden dalam posisi dilema,” tutupnya.[] Red.

dikutip dari : kumparan

- Advertisement -

Latest news

Terduga Teroris FA, Polri Tegaskan Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kabarmetro.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP...
- Advertisement -

Menhub Sebut KA Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Pembangunan Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meng,atakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang menggunakan teknologi tinggi menjadi suatu lompatan yang baik bagi...

KPK Ibu Kota Dibentuk Anies, Ini Alasannya

Kabarmetro.ud, JAKARTA - Anggota Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Ibu Kota DKI Jakarta, Tatak Ujiyati, menjelaskan alasan Gubernur Anies Baswedan membentuk KPK Ibu Kota, meskipun...

Kevin De Bruyne Perpanjang Kontrak Hingga 2025 dengan Manchester City

Kabarmetro.id - Kevin De Bruyne memperpanjang kontrak di klub Manchester City selama dua tahun, hingga 2025. Pemain Belgia berusia 29 tahun itu telah membantu City...

Related news

Menhub Sebut KA Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Pembangunan Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meng,atakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang menggunakan teknologi tinggi menjadi suatu lompatan yang baik bagi...

Kemensos Respon Cepat Tangani Korban Banjir NTB

Kabarmetro.id, BIMA - Kementerian Sosial RI melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Disabilitas Mahatmiya Bali dan Balai Besar Disabilitas Prof. Dr. Soeharso di Surakarta...

Masjid Istiqlal Dibuka Lagi, Kapasitas Maksimal 2000 Jamaah

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengelola Masjid Istiqlal Jakarta membuka kembali masjid untuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan pada bulan Ramadan 1442H/2021M. Pembukaan masjid kebanggaan umat...

Mudik Lebaran, Kapolda Jatim: Kita Akan Lakukan Penyekatan di 7 Titik Perbatasan

Kabarmetro.id, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan