Bianca Calista : Kondisi Kota Paris Setelah di Lakukan Lock Down

Paris, kabarmetro.id – Negara Perancis terdiri dari 18 propinsi dengan ibukota Paris, memiliki tingkat populasi paling banyak di negaranya. Sebagai pusat kota dan pemerintahan sekaligus pusat perbelanjaan dunia. Dengan keindahan jalanan perkotaan serta gedung-gedung yang sangat memukau menjadi ikon tujuan wisata para wisatawan.

Paris memiliki dua bandar udara internasional, Paris Charles de Gaulle nomor dua bandar udara tersibuk di dunia dan yang kedua bandar udara Pari-Orly. Dengan julukan kota fesyen dan seni, kota Paris ini mempunyai keunikan dalam kebebasan fesyen dan keseniannya.

BACA JUGA:  Berita Kota Payahkumbuh Ciptakan Aplikasi Android Udakopay

Dengan adanya wabah corona covid-19 menjadi musibah terbesar di Paris bahkan dunia, sudah terjangkit oleh virus covid-19 ini. Masyarakat di dunia mulai resah dengan datangnya virus secara misterius dan menghantam manusia secara tiba-tiba dan menjadi korban terjangkit bahkan meninggal. Upaya pemerintah Perancis menerapkan lockdown nasional yang telah berlaku sejak 17 Maret sudah mulai dirasakan masyarakat pada akhir minggu ini.

Warga yang tinggal di Paris harus memiliki formulir ijin meninggalkan rumah sekali dalam sehari. Aturan kedua adalah tak boleh meninggalkan rumah lebih dari satu kilometer ke arah mana pun. Selain itu aturan yang ketiga yakni bagi yang keluar rumah tidak diperkenankan lebih dari satu jam. Denda pun diberlakukan setiap warga yang tidak ada ijin keluar kena sanksi denda sebesar € 210 setara rp 3.385.000.

BACA JUGA:  Diskusi Penasehat Mayjen (Purn) Toni SB Dengan Pembina Heroe Poerwadi
Kondisi jalan 18 rue de steinkerque Paris

Bagi mahasiswa Indonesia yang bermukim di Paris, seperti yang dilaporkan koresponden kabarmetro.id, Bianca Calista, mulai terasa jenuh berdiam diri di apartemen aktivitas kuliah pun dilakukan sistem online dengan para dosen, demi kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

BACA JUGA:  Pemerintah Pusat & Pemprov DKI Jakata Salurkan Bantuan Rp. 4,576.000.000.000,- Triliun

Kota Paris yang begitu sibuk menjadi seperti kota tidak berpenghuni karena pandemi virus covi-19. Untuk saat ini, (4/4) data dari worldometer.info negara Perancis, total kasus 82.165, total yang meninggal 6.507, total yang sembuh 14.008, dalam.pengobatan 61.650 dan tidak ada yang terjangkit wabah. [] Bianca

 7,822 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *