Antisipasi Virus Corona,Petugas Gabungan Sidoarjo Tak Henti-Hentinya Lakukan Razia

Sidoarjo,kabarmetro.id – Tim gabungan dari sejumlah instansi di Kab Sidoarjo merazia sejumlah warkop,warnet,warung. Razia ini untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Razia yang dilakukan oleh tim gabungan
diikuti oleh sejumlah petugas antara lain, Kasatbinmas Polresta Sidoarjo, 67 personil Polresta Sidoarjo, 5 personil Sub Garnisun Sidoarjo, 20 personil Kodim 0816 Sidoarjo serta 15 Personil Satpol PP.Sejumlah lokasi yang di razia

adalah wilayah Cemengkalang, Sarirogo, Graha Kota, Gading Fajar, Gedangan, Juanda serta Sedati yang dijadikan tempat tongkrongan. Polisi langsung meminta warga yang nongkrong untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
“Kemarin sudah kami imbau agar tetap berada di rumah tapi faktanya hari ini masih banyak yang nongkrong, silakan pulang sekarang juga, untuk meninggalkan lokasi,”ucap salah satu koordinator petugas gabungan.

BACA JUGA:  Aplikasi “Lancang Kuning” Akan Bantu Kalbar Hadapi Karhutla

Kamis (26/3/2020) pukul 20.00 wib.
Mendengar perintah itu sejumlah warga yang berada di tempat tongkrongan langsung bergegas meninggalkan warung. Sementara itu beberapa pengunjung masih tampak santai, namun setelah didatangi polisi, akhirnya mereka meninggalkan tempat tersebut.Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji,menjelaskan razia tersebut merupakan tindak lanjut dari maklumat Kapolri untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. Pihaknya meminta masyarakat untuk patuh terhadap imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah agar tetap berada di rumah.

BACA JUGA:  Seluruh Hasil Swab 58 Staf Kajari Pringsewu Negatif

“Jika kemarin kami masih sekedar memberikan imbauan, maka hari ini kami tegas. Kenapa ini kami lakukan, karena demi keselamatan rakyat di tengah wabah corona. Azas tertinggi adalah keselamatan rakyat,” ujarnya.Sebab menurut Sumardji adanya kerumunan massa di sarung kopi maupun ruang publik lainnya dapat memperbesar potensi terjadinya penyebaran virus corona.

Polisi mengaku tidak melarang warung untuk tutup, namun para pembeli diimbau tidak nongkrong di warung, melainkan langsung membawa pulang makanan atau minuman yang dibeli. “Boleh beli, tapi take away aja,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Warga Korban Longsor Kecamatan Sukajaya Bogor Butuh Uluran Tangan

Pihaknya berharap dengan kepatuhan dari masyarakat akan membawa dampak positif dan virus corona tidak masuk ke wilayah Trenggalek. “Kami juga ingin agar wabah ini segera hilang, sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Sumardji
Razia tim gabungan tersebut tidak hanya sekedar membubarkan kerumunan massa, namun petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang digunakan nongkrong warga.
Selama razia penertiban tersebut, berlangsung aman dan kondusif. [] Agst

 63 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *