8 Tahun Lapdu Tidak Ditindak Lanjuti, Kapolri Diminta Bertanggung Jawab

Jakarta, kabarmetro.id – Kecewa dengan kinerja Kepolisian Resor (Polres) Asahan dan Polres Batubara Sumatera Utara, keluarga pelapor meminta pertanggung jawaban Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Hal tersebut disampaikan saat salah seorang warga Sumut ditemui kabarmetro di kantor LSM GARDA P3ER di Jakarta Timur, Syahrial 49 tahun anak dari Musmin (alm) mengaku sangat kecewa atas apa yang dialami ayahnya ketika membuat laporan di Polres asahan pada tahun 2012 hingga ayahnya meninggal dunia mendapat pelayanan yang baik.

Hal tersebut di sampaikan ke media dengan menunjukan bukti lapor Polisi nomor; LP/1396/XI/2012/SU/Res Ash tertanggal 26/11/2012 silam dan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor; STBL/1340/XI/2012/ASH atas nama  pelapor Musmin (alm) terkait dengan Pengerusakan tanaman.

BACA JUGA:  Ketua BEM Uncen dkk dituntut Belasan Tahun Penjara, Ketum GMKI: Negara Gagal Paham

Syahrial sangat menyesalkan kinerja pihak kepolisian yang mengabaikan laporan ayahnya hingga akhit hayatnya tidak mendapatkan keadilan.

” Selain kasus pengrusakan juga ada kasus yang bersamaan, dimana telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oknum TNI terhadap keluarga korban pelapor dan proses hukumnya sudah selesai di pengadilan militer tingkat tinggi-I Medan, kenapa yang dikepolisian kok nggak gerak” ucap Syahrial dengan rasa kecewa.

,Robinson Simanjuntak selaku ketua LSM GARDA P3ER yang menerima pengaduan masyarakat menyampaikan  ” delapan tahun laporan pengaduan masyarakat tidak mendapat pelayanan adalah hal yang aib bagi pihak Kepolisian RI” katanya

BACA JUGA:  Integritas Tergadaikan Dua Petugas Lapas Tangerang Bantu Kabur Napi Narkoba WNA Tiongkok Cai Changpan

Terangnya “kalau memang tidak memenuhi unsur ya dikeluarkan SP3, info terkhir yang kami peroleh SP2HP tanggal 11/09/19 nomor; B/173/IX/Reskrim sudah ada peninjauan lokasi dan gelar perkara, ada apa ini Polres Batubara tidak melipahkan ke Kejaksaan hingga pelapor pada januari 2020 meninggal dunia” tegas Robinson

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp pada 19/03 AKBP Nugroho Kapolres Asahan menjelaskan “Stlh kami cek, di thn tsb LP sdh dilimpahkan ke Polres Batubara, mengingat angt tsb mutasi ke Polres Batubara, No.1345 dikolom keterangan tgl.25/10/2013 dilimpahkan ke Polres Batubara” ungkap AKBP Nugroho dengan mengirim gambar daftar laporan

BACA JUGA:  Kapolsek Pelepat Kena Tikam Saat di Sandera Warga

Begitu juga penjelasan Irjenpol (P) Bekto Suprapto sekretaris Kompolnas saat dikonfirmasi pada 19/03 melalui pesan whatsapp menjelaskan “surat diterima Kompolnas tanggal 10 maret 2020 dan sudah dimintakan klarifikasi ke Polda Sumatera Utara tanggal 17 maret 2020” jelasnya

Hingga saat ini Brigjen. Pol Raden Prabowo Argo Yuwono Karo Penmas Polri saat dihubungi Kabarmetro melalui pesan whatsapp belum bersedia memberikan konfirmasi terkait persoalan yang dialami almarhum Musmin (Pensiunan TNI)  [] Richad/Notoyudo

 601 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *