29.6 C
Jakarta
Sabtu, April 10, 2021

Presiden Tandatangani PP Nomor 12 Tahun 2020

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta, kabarmetro.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Fasilitas dan Kemudahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 20 Februari 2020 lalu.

Dikutip dari https://setkab.go.id, Senin, pertimbangan PP ini dalam rangka peningkatan penanaman modal dan percepatan pelaksanaan berusaha di KEK yang dapat menunjang pengembangan ekonomi nasional dan pengembangan ekonomi di wilayah tertentu untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, sehingga perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Fasilitas dan Kemudahan di Kawasan Ekonomi Khusus.

Menurut PP ini, KEK adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

Badan usaha dan/atau pelaku usaha yang melakukan kegiatan pada bidang usaha di KEK, menurut PP ini, diberikan fasilitas dan kemudahan berupa: a. perpajakan, kepabeanan, dan cukai; b. lalu lintas barang; c. ketenagakerjaan; d. keimigrasian; e. pertanahan dan tata ruang; f. perizinan berusaha; dan/atau g. fasilitas dan kemudahan lainnya.

Bidang usaha di KEK, sebagaimana dimaksud dalam PP ini, meliputi: a. pembangunan dan pengelolaan KEK; b. penyediaan infrastruktur KEK; c. industri pengolahan hulu sampai hilir komoditi tertentu; d. industri manufaktur produk tertentu; e. pengembangan energi; f. pusat logistik; g. pariwisata; h. kesehatan; i. pendidikan; j. riset dan pengembangan teknologi; k. jasa keuangan; L industri kreatif; dan m. bidang usaha lainnya yang ditetapkan oleh Dewan Nasional.

Fasilitas dan kemudahan perpajakan, kepabeanan, dan cukai, sebagaimana dimaksud dalam PP ini, berupa: a. Pajak Penghasilan; b. Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah; c. Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor; dan/atau d. Cukai.

Menurut PP ini, badan usaha dan/atau pelaku usaha yang melakukan penanaman modal pada kegiatan utama dapat memperoleh pengurangan pajak penghasilan badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari kegiatan utama yang dilakukan.

Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah tidak dipungut, menurut PP ini, atas: a. penyerahan Barang Kena Pajak tertentu dan/atau Barang Kena Pajak tidak berwujud di KEK oleh Pengusaha dari TLDDP atau selain TLDDP kepada Badan Usaha dan/atau Pelaku Usaha; impor Barang Kena Pajak tertentu oleh Badan Usaha dan/atau Pelaku Usaha; penyerahan Barang Kena Pajak tertentu antar Badan Usaha, antar Pelaku Usaha, atau antar Badan Usaha dengan Pelaku Usaha.

Lalu, d. penyerahan Jasa Kena Pajak dan/atau Barang Kena Pajak tidak berwujud termasuk jasa persewaan tanah dan/atau bangunan untuk jangka waktu paling singkat 5 (lima) tahun di KEK oleh Pelaku Usaha dan/atau Badan Usaha kepada Pelaku Usaha lainnya dan/atau Badan Usaha di KEK yang sama atau KEK lainnya; e. penyerahan Jasa Kena Pajak tertentu oleh Pengusaha dari TLDDP atau selain TLDDP kepada Badan Usaha/Pelaku Usaha: dan f. pemanfaatan Jasa Kena Pajak dan/atau Barang Kena Pajak tidak berwujud dari luar Daerah Pabean di dalam KEK oleh Badan Usaha dan/atau Pelaku Usaha.

Berdasarkan pasal 20, Fasilitas dan kemudahan Kepabeanan yang diberikan bagi Badan Usaha di KEK meliputi pembebasan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor atas impor barang modal dalam rangka pembangunan atau pengembangan KEK. ANT

- Advertisement -

Latest news

KPK Ibu Kota Dibentuk Anies, Ini Alasannya

Kabarmetro.ud, JAKARTA - Anggota Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Ibu Kota DKI Jakarta, Tatak Ujiyati, menjelaskan alasan Gubernur Anies Baswedan membentuk KPK Ibu Kota, meskipun...
- Advertisement -

Kevin De Bruyne Perpanjang Kontrak Hingga 2025 dengan Manchester City

Kabarmetro.id - Kevin De Bruyne memperpanjang kontrak di klub Manchester City selama dua tahun, hingga 2025. Pemain Belgia berusia 29 tahun itu telah membantu City...

Terbaru ! Data Wilayah Terdampak Gempa, Berikut Korban di Kabupaten Lumajang

Kabarmetro.id, LUMAJANG - Gempa Magnitudo melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, satu diantaranya Kabupaten Lumajang, Sabtu (10/4). Meski hanya hitungan detik, gempa bumi berkekuatan 6,7...

Bocah 8 Tahun Yang Tenggelam di Sungai Bondoyudo Masih Belum Ketemu, TRC BPBD Lumajang Terus Siaga Lakukan Pencarian

Kabarmetro.id, LUMAJANG - Sampai hari ini, pasca tenggelam bocah usia 8 tahun di sungai Bondoyudo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, belum diketemukan, petugas dari BPBD Kabupaten...

Related news

Peduli Kecantikan Karya Indoku Sejahtera Produksi Skin Care & Cosmetic

Kabarmetro.id, JAKARTA - PT Karya Indoku Sejahtera (PT KIS) meluncurkan Andria Lottie Skin Care & Cosmetic, berupa Whitening Cream, Toner, Facial Wash, Whitening Serum,...

Gerai Dekranasda Menyediakan Belanja Oleh-oleh Khas Kota Probolinggo

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Sebagai salah satu wadah promosi bagi UMKM untuk memasarkan produk kerajinan dan makanan minuman khas Kota Probolinggo, Dewan Kerajinan Nasional...

Gerakan 1000 Usaha Mandiri CCF, Bagikan Modal Untuk Tiga Orang

Kabarmetro.id, BONDOWOSO - Climate Change Frontier (CCF) Kembali berikan bantuan kepada tiga orang sekaligus di program "GERAKAN 1000 USAHA MANDIRI CCF" Bantuan CCF kepada para...

Panen Kacang, Apresiasi Bupati Suhatri Bur Berikan Satu Unit Handtractor ke Kelompok Tani Maju Bersama

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur laksanakan panen perdana komoditi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) di kelompok tani Maju Bersama Nagari...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan