Miliki Kartu BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016 keterangan di daftarkan oleh UPP Dishub Transportasi DKI Jakarta 04-2018 sebagai peserta BPU

Jakarta. Kabarmetro.id – satu hari setelah di konfirmasi status BPJS Ketenagakerjaan nara sumber selaku juru parkir langsung berubah yang sebelumnya berstatus Bukan Penerima Upah (BPU), mulai tgl 3 Maret 2020 sudah di daftarkan sebagai Penerima Upah(PU) oleh UPP Dishub Transportasi DKI Jakarta.

Sebelumnya juru parkir yang menjadi narsum sudah memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan sejak 30/11/2016 namun belum mengetahui program dan manfaat kartu tersebut.

BACA JUGA:  Pandemi COVID-19, Tak Menyurutkan KPK Untuk Lakukan Penahanan Tersangka STR

Pihak keluarga menyampaikan suka cita kepada media yang telah membuat perubahan atas status narsum dari BPU ke PU yang telah di daftarkan UPP Dishub transpotasi dari 04-2018 s/d 03-2020 dan berhak atas uang Jaminan Hari Tua sebesar Rp 20.000 / bln.

Lebih lanjut Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring melalui surat nomor :B/152/032020 menyampaikan bahwa narsum masuk kategori kelompok 1 dengan resiko kecelakaan relatif rendah, dgn persentase 0.24 % dari upah yang dilaporkan sebesar Rp. 1.282.000.

BACA JUGA:  Ratusan Karyawan RS Islam Faisal Geruduk Rumah Jusuf Kalla

Melalui pesan singkat whatsapp jakartamedia.co.id mencoba mencari informasi melalui Aji Kusambarto nama yang telah terdeksi dari nomor yang diberikan humas UP Parkir pada hari senin lalu, terkait berapa juru parkir yang menerima perubahan status dari BPU ke PU. Namun sampai berita ini diturunkan belum mendapat jawaban.

BACA JUGA:  Kapolsek Pelepat Kena Tikam Saat di Sandera Warga

Kabag Humas Ivan juga memyampaikan adanya mis komunikasi ketika mengantar surat ke Gd. Dewan Pers yang di nyatakan lantai III sudah kosong tidak ada kegiatan.

Hal tersebut tidaklah benar, kami masih berkantor di lantai III,[] Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *